Kamis, 19 September 2019

Pemanfaatan Gadung untuk pengendalian hama tikus



Info Pertanian Online - Tanaman Gadung banyak tumbuh di semak-semak, banyak ditanam oleh petani digunakan sebagai tanaman pagar,  dilahan hutan biasanya tumbuh liar, merambat pada tanaman tahunan/ tanaman keras, terkenal umbinya beracun, rasanya pahit dan punya duri yang sangat tajam.

Umbi gadung mengandung dioskorin salah satu alkaloid yang bersifat racun bagi serangga, ulat, cacing ( Nematoda) bahkan juga tikus. Dari kandungan kimia umbi Gadung dapat menimbulkan gangguan metabolisme ( anti makan, keracunan, bahkan manusia juga bisa keracunan akibat ini, istilah jawa mendem Gadung, keracunan berat yang berakibat orang tersebut tidak sadar. 

Jenis racun yang ada di Gadung dioscorin ( racun penyebab kejang), diosgenin ( antifertilitas) dan racun dioscin yang menyebabkan ganguan syaraf dan apabila makan akan akan terasa pusing dan muntah – muntah, selain itu umbi Gadung  ( Dioscorea Composita) juga mengandung saponin, amilum, CaC204, antidotum, besi , kalsium, lemak, garam fosfat, protein dan fitamin.

Komponen yang beracun yaitu zat sianida (HCN) yang merupakan bahan aktif dalam pengendalian tikus.

Manfaat racun gadung


Dapat digunakan untu racun membunuh serangga atau tikus, hal ini sangat ramah terhadap lingkungan, karena bahannya dipedesaan mudah didapat kami mengharapkan bahwa petani kita mampu membuat sendiri untuk pengendalian hama tikus. Hama tikus yang sudah terkenal hama yang cerdik dan ganas tidak semuanya racun tikus/ rodentisida sintetic / kimia dapat efektik untuk pengendalian hama ini.

cara membuat racun alami tikus dengan gadung


  • Bahan :  1kg umbi gadung, 10 kg bekatul, 1 ons tepung ikan, 1 buah kemiri.
  • Cara membuat : umbi gadung kita kupas kemudian kita parut , sehingga menjadi halus
  • Tambahkan 10 kg dedak padi / jagung, tepung ikan 1 ons dan 1 buah buah kemiri
  • Setelah menjadi adonan, campuran adonan buah gadung ditambah dengan dedak halus, tepung ikan dan kemiri , kita campur merata kita aduk-aduk hingga merata
  • Kemudian buat Pasta atau plet agar hama tikus lebih menyukai dan tidak banyak curiga umpan tersebut.


cara penggunaan racun gadung


Untuk mendapatkan hasil pengumpanan yang baik, kita surve tempat mana yang menjadi sarang tikus atau jalan-jalan tikus, kemudian pertama kita tempatkan makanan yang tidak beracun pada tempat yang menjadi jalan tikus, atau dekat sarang tikus, mana makanan yang banyak dimakan. Setelah itu kita evaluasi tempat mana yang paling bnyak dimakan. Kemudian tempat yang paling banyak dimakan kita ganti dengan racun yang telah kita buat. Biasanya cara pengumpanan seperti itu akan membuahkan hasil yang baik.

Sumber ; https://wibowopenyuluh.blogspot.com/2017/12/gadung-untuk-racun-tikus.html

Minggu, 15 September 2019

Cara Membuat Pestisida Nabati alami



Info Pertanian Online - Pestisida nabati /alami diartikan sebagai suatu pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan yang tumbuh disekitar kita.pestisida nabati relative lebih mudah dibuat dan didapat oleh petani , dari sisi lain pestisida alami/ nabati, mempunyai keistimewaan yang bersifat mudah terurai dialam, sehingga tidak mencemari lingkungan dan relative aman bagi lingkungan dan relative aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residunya mudah hilang. 

Pestisida nabati bersifat lebih amandan nyaman, yaitu apabila diaplikasikan akan membunuh hama pada waktu itu ( bersifat kontak) dan setelah hamanya terbunuh, maka residunya akan cepat hilang di alam. Dengan demikian tanaman akan terbebas dari residu pestisida dan aman untuk dikonsumsi.

Penggunaan pestisida nabati dimaksudkkan bukan untuk meninggalkan dan menganggap tebu menggunakan pestisida sintetis, tetapi merupakan suatu cara alternative agar pengguna tidak hanya tergantung kepada pestisida sintetis dapat diminimalkan, sehingga kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penggunaan pestisida sintetis dapat dikurangi dan waktunya kerusakanpun dapat diperlambat pula.

Kegunaan pemakaian pestisida nabati adalah :



  • Untuk meminimalkan pemakaian pestisida sintetis sehingga dapat mengurangi kerusakan lingkungan.
  • Untuk mengurangi biaya usahatani yang mana bahan pestisida nabati mudah didapat yang tumbuh disekitar kita dan mudah dibuat
  • Tidak membahayakan terhadap kesehatan kita


Manfaat pestisida nabati :


  1. Sebagai bahan kimia dari tumbuhan
  2. Dapat digunakan sebagai agen pengendalian hama
  3. Bersifat mematikan hama dengan cepat
  4. Sebagai zat penghambat perkembangan serangga/ hama
  5. Bersifat sebagai zat pemikat
  6. Bersifat sebagai zat penolak
  7. Bersifat sebagai zat penghambat makan.


Cara membuat

Alat dan bahan


  1. Lumping
  2. Alat penumbuk
  3. Ember  plastic
  4. Saringan kain halus


 Bahan – Bahan :


  • Daun sirsak 1 genggam
  • Rimpang jeringau 1 genggam
  • Bawang putih 20 siung
  • Sabun colek 20 gram
  • Air 20 liter


Langkah kerja

-          Daun sirsak, rimpang jeringau, bawang putih ditumbuk halus
-          Seluruh bahan dicampur dengan sabun colek
-          Kemudian direndam dalam 20 lt air selama 2 hr
-          Keesokan harinya larutan tersebut disaring dengan kain halus
-          Masukkan kedalam botol

Cara menggunakan


  • Semprotkan pada bagian tanaman yang terserang hama wereng pada bagian pangkal batang, dengan larutan 1 lt pestisida nabati ditambah 17 lt air
  • Tanamn yang akan disemprot apabila berumur lebih dari 50 Hst, sebaiknya diwiyak dulu, untuk memudahkan penyemprotan.


Kesimpulan

Penggunaan pestisida nabati dilapangan perlu dimasyarakatkan karena disamping biayanya murah mudah dibuat dan ramah terhadap lingkungan.

Sumber : https://wibowopenyuluh.blogspot.com/2015/06/cara-membuat-ramuan-pestisida-nabati.html