Minggu, 22 Januari 2023

cara bertani cabai di pekarangan rumah



Untuk menanam cabai di pekarangan rumah, Anda perlu menyiapkan tanah yang subur dan drainase yang baik. Tanah harus diletakkan di tempat yang cukup terang, namun tidak terkena sinar matahari langsung. Anda juga perlu memberikan jarak antar tanaman cabai sekitar 30-40 cm agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Kemudian, Anda bisa memberikan pupuk dan air sesuai kebutuhan tanaman. Jangan lupa untuk melakukan pemangkasan dan penyiangan rutin untuk menjaga pertumbuhan tanaman yang sehat.

merawat cabai

  1. Penyiraman: Pastikan cabai dalam keadaan terus basah dengan rutin menyiram tanaman setiap hari atau setiap dua hari sekali. Jangan terlalu banyak air yang diberikan ke tanaman, karena dapat menyebabkan tanaman tidak tumbuh dengan baik.

  2. Pemupukan: Berikan pupuk organik atau pupuk kimia setiap bulan sekali untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Pupuk organik seperti kompos atau pupuk dari ember akan memberikan nutrisi yang baik bagi tanaman.

  3. Penyiangan: Cabai memerlukan penyiangan yang cukup untuk menjaga tanaman tetap sehat dan produktif. Hapus semua tanaman yang tidak diinginkan atau yang tidak produktif dari sekitar tanaman cabai.

  4. Penyiangan: Cabai memerlukan penyiangan yang cukup untuk menjaga tanaman tetap sehat dan produktif. Hapus semua tanaman yang tidak diinginkan atau yang tidak produktif dari sekitar tanaman cabai.

  5. Perlindungan dari hama: Perlindungi tanaman cabai dari hama dan penyakit dengan menyemprotkan insektisida atau fungisida secara rutin. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pemakaian produk yang digunakan.

  6. Pemangkasan: Pemangkasan dapat dilakukan untuk mengontrol tinggi tanaman dan membuatnya lebih produktif. Potong cabai yang tidak produktif atau yang sudah matang untuk meningkatkan produktivitas tanaman.


cara panen cabai


  1. Pilih cabai yang sudah matang: Cabai yang sudah matang akan lebih mudah dipanen dan memiliki rasa yang lebih kuat. Anda dapat mengetahui cabai sudah matang dengan cara mengecek warna daun dan buahnya.

  2. Gunakan pisau tajam: Gunakan pisau tajam untuk memotong cabai dengan hati-hati agar tidak merusak tanaman lain.

  3. Panen saat cuaca cerah: Panen cabai saat cuaca cerah akan membuat buahnya lebih kering dan mudah disimpan.

  4. Bersihkan cabai sebelum disimpan: Setelah dipanen, bersihkan cabai dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas.

  5. Simpan cabai dengan benar: Cabai yang sudah bersih dan kering dapat disimpan dalam kantong plastik atau wadah tertutup. Pastikan udara dapat mengalir agar cabai tidak cepat busuk.

Minggu, 15 September 2019

budidaya cabe sederhana



Info Pertanian Online - Cabai atau cabai merah adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan. Wikipedia

Cabe merupakan komodit unggulan yang mapu memberikan keuntungan yang tinggi , tidak kalah dengan komoditas lain

Pembuatan pesemaian


Pilihlah varietas yang cocok di daerah setempat, media pesemaian adalah campuran antara tanah:pupuk kandang; pasir 1: 1:1

PENGOLAHAN TANAH


•     Tanah dicangkul kemudian diratakan , diberi pupuk kandang dan kapur
•     Pasanglah mulsa setelah tanah diratakan dan ditebari pupuk
•     Buat lubang tanam diatas mulsa plastik dengan jarak 60 X 50cm

PENANAMAN


•     Tanam bibit lombok  pada umur ±25 hr

PEMUPUKAN


  Npk = 1 ton/ ha, Pupuk kandang  30 ton/ha, Kapur 1 ton
           Waktu pemberian : pupuk kandang bersamaan pengolahan tanah + Kapur,
            NPK sebelum pemasangan plastik

PEMELIHARAAN

Setelah tanam pada umur 15 hari mulai dilakukan kocoran  dg  NPK, rempelan / pemangkasan cabang air dilakukan pada umur 1 bulan
pemberian pupuk daun mulai diberikan pada umur 2mg setelah tanam.
penyiangan : pencabutan rumput yang ada pada lubang tanam, dan dipinggir2 bedengan ,perempelan dilakukan pada tunas yang ada dibawah cabang utama

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT

Hama yang sering muncul : trips, ulat tanah, aphis, kutu, lalat buah
penyakit  tanaman yang muncul , bercak daun / patek( antracnose), layu
( phytoptora ),untuk hama trips, ulat tanah, aphis, kutu dapat menggunakan pestisida sintetic maupun organik.
sintetik : confidor, agrimec, demolis ,organik : menggunakan daun sirsak + tembakau ,untuk pengendalian penyakit layu, dan bercak daun dapat digunakan pestisida sintetic maupun organic. Pestisida sintetic ; misalnya  dithane m45, antracol, daconil, amistartop, pestisida organik: bacterycoryn

PANEN

Mulai panen: petik buah cabe dimulai pada umur 4 bulan
Satu periode pertanaman dapat dipetik sampai dengan 12 kali

Sumber : https://wibowopenyuluh.blogspot.com/2015/06/budidaya-cabe.html